Home » Bagaimana Klinik Dokter Gigi berperan dalam perlindungan terhadap COVID-19

Bagaimana Klinik Dokter Gigi berperan dalam perlindungan terhadap COVID-19

  • by

Saat menjalankan tugasnya, dokter gigi harus melindungi diri sendiri, staf, dan pasien dari COVID-19. Lembar ini berisi rangkuman singkat dari sumber- sumber internasional. Bacalah panduan dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) untuk mengetahui informasi lengkap.

1. SEBELUM PASIEN TIBA DI KLINIK

Pasien dengan gejala berikut sebaiknya ditunda terlebih dahulu untuk datang ke klinik, sampai kondisi pulih:

• Pasien yang pilek, batuk kering, demam, nyeri tubuh

• Pasien yang baru saja kembali dari negara berisiko tinggi

• Pasien yang melakukan kontak fisik dengan seseorang yang termasuk dari salah satu kategori di atas

• Berikan informasi melalui SMS, telepon, atau pemberitahuan yang ditempel sebelum pintu masuk klinik

 

2. SAAT PASIEN MENUNGGU PANGGILAN

• Jadwalkan appointment untuk meminimalkan kemungkinan mereka kontak dengan pasien lain di ruang tunggu

• Minta pasien datang tepat waktu, tidak lebih awal, untuk meminimalkan waktu mereka berada di ruang tunggu

• Singkirkan mainan dan majalah dari ruang tunggu

• Sediakan tisu beserta tempat sampah dengan injakan untuk membuang tisu

• Berikan masker bedah sekali pakai kepada siapa saja yang batuk

 

3. SAAT DUDUK DI DENTAL UNIT 

• Jika menggunakan prosedur kumur, gunakan 1% hidrogen peroksida atau 0,2% povidone iodine (chlorhexidine tidak efektif dalam mematikan virus corona)

• Rubber dam dapat meminimalisir percikan aerosol secara signifikan – pertimbangkan saat memakai bor gigi dan perangkat ultrasonik gigi berkecepatan tinggi

• Jika tidak memungkinkan, pertimbangkan memakai alat manual untuk menghilangkan karies dan scaling periodontal

• Jangan menggunakan bor gigi tanpa fungsi anti-retraksi

• Prosedur yang tidak mendesak dan elektif, khususnya yang menimbulkan percikan, seperti scaling dan preparasi gigi, harus dihindari jika kasus COVID-19 telah dikonfirmasi di area tersebut atau jika pasien menunjukkan gejala seperti flu

 

4. PERAWATAN DARURAT PASIEN YANG DIKETAHUI TERINFEKSI VIRUS CORONA

• Klinik gigi pada umumnya tidak dirancang untuk menjalankan semua tindakan pencegahan yang ber-risiko tinggi penularan – perawatan jika perlu dilakukan di rumah sakit

• Limbah medis yang dihasilkan dari penanganan pasien yang dicurigai atau sudah dikonfirmasi mengidap virus corona dianggap sebagai limbah medis terinfeksi1 dan harus ditangani sesuai dengan protokol setempat

 

Lindungi tim Anda

Staf dengan kondisi berikut dilarang masuk kerja:

• Staf dalam kondisi pilek, batuk kering, demam, nyeri tubuh

• Staf yang baru saja kembali dari negara berisiko tinggi

• Staf yang melakukan kontak fisik dengan seseorang yang termasuk dari salah satu kategori di atas

• Staf harus diingatkan untuk menghindari menyentuh mata, mulut, dan hidung

• Staf harus disarankan untuk mengganti pakaian yang dipakai untuk bekerja, dan segera mandi setelah pulang, terutama sebelum kontak dengan anak-anak

• Pertimbangkan untuk melarang staf yang hamil masuk kerja

 

Perlindungan diri

• Prosedur pengendalian infeksi secara universal harus ditaati

• Perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, di antaranya kacamata, masker, sarung tangan, cap bedah, pelindung wajah, dan pakaian pelindung harus dikenakan1

• Masker sekali pakai harus dibuang setelah digunakan dan tidak boleh digunakan kembali

• Jika Anda kesulitan mendapatkan masker atau alat pelindung diri lainnya, hubungi departemen kesehatan setempat

• Anda mungkin harus melakukan triase pasien untuk memastikan tersedianya alat pelindung diri yang memadai untuk kasus yang paling mendesak

 

Sterilisasi klinik 

• Strategi pembersihan dan desinfeksi rutin yang digunakan selama musim influenza dapat diterapkan ke manajemen lingkungan untuk COVID-196

• Hidrogen peroksida accelerated (0,5%), benzalkonium klorida (0,05%), etil alkohol (70%), isopropanol (50%), natrium hipoklorit (0,05-0,5%) yang terkandung dalam disinfektan sangat efektif melawan virus corona

• Lakukan pembersihan dan desinfeksi terhadap semua area publik secara rutin, termasuk pegangan pintu, kursi, kamar mandi, dan lift,

Cobra Dental Memberikan solusi bagi Klinik anda untuk memulai kembali beroperasi dengan meluncurkan Dental Clinic Re-start Program yang meliputi :

  • Pengecekan dental unit
  • Disinfeksi dental unit
  • Disinfeksi ruangan klinik
  • Penyemprotan disinfektan
  • UV light treatment
  • Sterilisasi peralatan dental ( instrument ) dengan Autoclave
  • Penyegelan ruang klinik

Sumber :

1. Peng X et al. International Journal of Oral Science 2020; 12(9): 1-6. (https://www.nature.com/articles/s41368-020-0075-9) 2. Indian Dental Association. COVID 19 infection – preventive guidelines. 10.03.2020. 3. https://www.nhs.uk/conditions/coronavirus-covid-19/ (https://www.nature.com/articles/s41368-020-0075-9). 4. British Dental Association (https://bda.org/news-centre/blog/Pages/Coronavirus-guidance-not-just-for-NHS-practices.aspx). 5. Tanya Jawab American Dental Association (https://success.ada.org/en/practicemanagement/patients/~/link.aspx?_id=281B1788DCEA4F24871DCEAA66EDA9FC&_z=z). 6. American Dental Association (https://success.ada.org/en/practice-management/patients/~/ media/32D2D1F13B3D4D919E67CFBC00AF71B0.pdf).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *