Pentingnya Asuransi Kehidupan Untuk Seorang Dokter Gigi!

Pernahkah Anda berpikir tentang apa yang akan Anda lakukan setelah pensiun? Bagaimana jika Anda sudah pensiun dini karena sebuah musibah? Sudahkah Anda mempersiapkan diri untuk melanjutkan kehidupan Anda tidak lagi bisa praktik?

Artikel ini dibuat bukan untuk menakut-nakuti dokter gigi mengenai masa depan namun untuk memberi motivasi dokter gigi agar mempersiapkan diri secara finansial. Sebagai ilustrasi, ada seorang dokter gigi yang sangat sukses. Beliau tidak memiliki masalah dalam mendapatkan banyak pasien karena keterampilan dan komunikasi yang prima. Suatu hari saat sedang bermain golf, dia terkena serangan stroke yang menyebabkan kelumpuhan tangan kanannya sehingga dia tidak lagi dapat menjalankan praktiknya. Karena kesibukan yang padat dalam membangun praktik yang sukses, dia tidak pernah membeli asuransi kesehatan maupun aspek finansial bisnisnya. Saat tidak dapat bekerja lagi, dia masih harus membayar kontrak praktek per bulan, biaya PHK staf juga cicilan rumah dan mobil. Baca Juga :  Persiapan Pensiun: Beralih dari drg. Budi menjadi Pak Budi Negosiasi Kontrak Kerja Pentingnya Survey Kepuasan Pasien

Bagaimana caranya mengasuransi kehidupan Anda sebagai seorang dokter gigi?

  • Membeli Asuransi Kesehatan

membeli-asuransi-kesehatan

Seringkali penyedia kesehatan justru tidak memiliki asuransi kesehatan . Belilah asuransi kesehatan sesuai kemampuan Anda. Sebelum Anda membeli asuransi kesehatan, beri perhatian khusus mengenai kompensasi apa yang akan masuk Anda mengalami musibah yang datang untuk berhenti praktik. Beberapa asuransi akan memberikan 60% tahap per tahun Anda sampai usia pensiun.

  • Menyiapkan Dana Darurat

Sisihkan tahap Anda dalam bentuk dana darurat yang bentuknya cair. Milikilah paling tidak dana yang cukup untuk kebutuhan dasar keluarga Anda selama 6 bulan. Dengan menabung dalam dana darurat ini, Anda dapat menjalankan praktik dengan lebih tenang.

  • Bisnis Sampingan

bisnis-sampingan

Banyak dokter gigi yang sukses memiliki bisnis sampingan diluar profesinya sebagai dokter gigi . Membuat waralaba klinik bisa dijadikan alternatif karena dapat menghasilkan pendapatan meskipun Anda telah pensiun. Anda juga dapat menanamkan sebagian tahapan di pasar saham atau membuka bisnis lain.

  • Bekerja Sama Dengan Dokter Gigi Lain

bekerja-sama-dengan-dokter-gigi-lain

Beberapa dokter gigi telah membuat perjanjian kerja sama denga rekan sejawat untuk mengcover pasien Anda saat Anda terkena penyakit ringan dan harus jeda dari menjalankan praktek. Dengan hal ini, Anda tidak akan kehilangan pasien Anda dan dapat melanjutkan praktik setelah kembali sehat.

  • Menjaga Kesehatan

Jangan remehkan kesehatan Anda. Kesehatan adalah aset dokter gigi yang paling penting. Penting sekali untuk menjaga kesehatan demi kelangsungan praktek Anda. Biasakan konsumsi makanan sehat dan seimbang, olahraga cukup, dan tentunya istirahat yang berkualitas. Selamat merangkai asuransi kehidupan yang paling sesuai untuk Anda dan keluarga!

Tags :

#Asuransi dokter gigi #Asuransi Kehidupan Seorang Dokter Gigi #Asuransi Profesi dokter #Asuransi Profesi Dokter dan Dokter Gigi #Asuransi Profesi Dokter Gigi Spesialis #dental #Mengenal Asuransi Liability Dokter atau Profesi Dokter #Pentingnya! Asuransi Kesehatan Bagi Seorang Dokter Gigi #Perlukah Seorang Dokter Gigi Membutuhkan Asuransi Kesehatan?

Bagikan produk ke :